Kamis, 19 Mei 2011

I Love twitter (thanks for what your happening)

Sejak ada twitter semua tampak terlihat mudah dan menyenangkan. Dahulu orang ketika ingin share/cerita mengenai apapun ia cenderung bercerita dengan pasangan atau sahabat. Kini...

Bisa dibilang, makna sahabat telah berkikis akan datangnya sang idola (twitter). Gak perlu marah2an lagi, gak perlu ada beda pendapat lagi, karena twitter akan setia menemani.

Apapun mereka ceritakan di media ini (twitter) mulai dari sesuatu yg sederhana sampai dengan yg wah, mulai dari yang rahasia sampai hal yang biasa.

Untuk para jomblo kenapa harus bersedih hati, sejak ada media ini kamu bebas TP sama siapa aja. Bahkan twitter bisa di bilang sebagai pacar & sahabat.

Paradima kacrut

Jumat, 25 Maret 2011

Paradigma Kacrut

Baru sadar ternyata ngeblog itu gak ada pakemnya titik Terserah !!! mau nulis apa koma mau ngomong apa koma toh ini blog pribadi titik Kalo gak seneng ya ditinggal aja koma jangan dibaca :p

Satu lagi koma saat ini gw pribadi sangat terkungkung dengan paradigma kalo nulis blog itu harus terdiri dari banyak paragraf titik Kalo dipikir-pikir itu yang malah membuat gw pribadi males nulis koma karena belum apa-apa udah mikirin mau nulis apa? trus berapa paragraf koma intinya banyak yang dipikirin titik Harusnya masa bodo dengan semua itu titik Namanya juga belajar koma makin lama juga tulisannya akan berbobot dengan sendirinya titik

Rabu, 23 Maret 2011

ikhlas.


Sebuah kata yang sulit di artikan, namun terlihat mudah di lafalkan, ikhlas. Kadang kata ini sering diartikan sebelah mata dan kadang kata ini dimaknai sebagai sebuah proses kesabaran.

Mungkin kata ikhlas bisa dimaknai seperti ini:

I  : ingatlah siapa yang memberi (nikmat ini)
K:  kompensasi lah hasil dari ikhlas
H: harus yakin di balik ini ada sebuah kebahagiaan
L: latihlah dirimu selalu
A: astagfirullah, kan ikhlas :D
S: sabar…sabar…orang sabar banyak pacar :P

Dan kadang, jika orang tau kita selalu ikhlas orang suka memanfaatkan keikhlasan itu, tapi percayalah banyak nikmat dari ikhlas itu :D
Layaknya menanam benih, akan ada buah yang bisa kita petik. Apa yang kita tanam itulah yang kita petik.



Rabu, 28 Juli 2010

Free your imagination

Sabtu hari pada waktu itu, dimana biasanya hari itu orang menikmati waktu luang bersama keluarga, bercengkrama dan berkumpul bersama keluarga.
Tapi kebetulan hari libur, yang buat kebanyakan orang tidak saya nikmati pada hari ini, tugas kantor mendera dan mengharuskan saya untuk meluncur ke bogor mewawancarai seorang bocah, antara kesal, malas bercampur aduk. Tapi apa mau dikata, tuntutan pekerjaan hehehhe

Kali ini saya bersama ucha dan eka, dua partner saya dalam wawancara sore itu. Dengan mobil balap ala tahun 80 kami menuju ke Bogor. kira-kira sekitar 2 jam kami sampai juga, hah 2 jam lama juga ya, Jakarta- Bogor hehhehe...maklum kami buta dengan jalan-jalan di kota hujan itu, sesampainya disana kami sambut senyum  seorang ibu.

ibu      : silahkan masuk de,
kami   : iya bu...
ibu      : eh bowonya lagi tidur, sebentar ya ibu bangunin, 

oh iya Bowo namanya seorang anak berumur 16 tahun yang mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki anak seusianya, ia memiliki kemampuan bahasa Inggris, padahal ia tak sekalipun belajara bahasa Inggris, kalau dilihat dari lingkup keluarga kedua orang tuanya pun tak lancar-lancar banget pada bahasa itu.

Di usianya yang relatif muda ini ia mampu membuat sebuah komik dengan bahasa Inggris yang ia kerjakan kurang lebih 1 tahun. Tak hanya bahasa Inggris yang ia miliki tapi daya imajinasinya menghasilkan karya-karya lukisan yang luar biasa. salah satunya kota Atlantis, ia memiliki imajinasi bahwa memang ada kota Atlantis.

Dan ketika kita hendak pulang dia cuma berpesan "free your imaginaton" kata itu selalu teriang di ingatan saya, bebaskan imajinasi tanpa harus terkunggung dengan apapun niscaya akan ada hasil-hasil yang tiada tara
:D

Kamis, 01 Juli 2010

Seminggu Satu

Blog ini di buat februari 2009 dengan jumlah posting 24 judul, betapa kurang produktifnya saya dalam menulis. Klo dibilang sibuk, ya gak sibuk-sibuk amat. Dibilang males juga gak males-males amat. Lalu apa masalahnya? Padahal betapa beruntungnya saya, punya berbagai fasilitas yang diberikan tuhan melalui kedua orang tua dan tempat saya bekerja. Mungkin diluar sana banyak orang yang gemar menulis namun dibatasi oleh fasilitas.

Gimana mau bisa nulis kalo jarang nulis. Seorang kawan sering mengutarakan kalimat “Practise make perfect” hampir setiap bertemu ia selalu melontarkan kalimat tersebut. Yaa !! mulai hari ini saya harus berusaha belajar menulis, seminggu satu tulisan sebagai pedoman. Semoga saya istiqomah menjalaninya. Amin

Rabu, 09 Juni 2010

Manggar


Selalu ada hal menarik dalam setiap perjalanan, kebetulan waktu itu saya sempat singgah di sebuah daerah bernama manggar di kepulauan Belitung. Tempat yang indah dengan penduduk yang ramah. Ketika kita sampai di sana yang sering kita jumpai adalah kedai kopi karena penduduk setempat memiliki kebiasaan kongkow-kongkow dengan teman sejawat atau bahkan bersama keluarga. Tua muda tumpah ruah memenuhi kedai-kedai kopi di sana. Ditambah dengan hingar-bingar dentuman musik khas melayu yang bersatu padu menghasilkan suasana yang ramai namun bersahabat.
Disisi lain cita rasa kopinya juga memiliki rasa yang unik di indera pengecap, kopi yang cenderung encer namun memiliki rasa kopi yang kuat ditambah dengan susu kental manis bercampur menjadi satu, menciptakan sebuah cita rasa yang maha dasyat, memang terlihat sederhana apalagi dari sisi penyajian, namun entah terasa nikmat ketika di minum.
Mungkin itulah kenapa banyak orang yang sengaja menyempatkan diri untuk sekedar menikmati kopi atau bercekrama dengan teman sejawat.
Jika ke Belitung, cobalah mampir ke Manggar untuk sekedar menikmati kopi.

Selasa, 08 Juni 2010

Semoga

Sejuk dan damai itulah perasaanku saat itu. Di sebuah desa di ujung Jawa Barat tepatnya ujung kulon, daerah konservasi yang katanya rimbun dan memilki panorama yang luar biasa. Memang terlihat rimbun dan indah tapi entah di dalam sana apakah masih rimbun atau tidak. Tiba-tiba mata ini melihat pemandangan yang luar biasa lalu lalang kuda besi beroda empat yang membawa gundukan batang-batang pohon. Tidak hanya satu mungkin lebih dari tiga kuda besi. Saya berfikir, dari mana datangnya kayu ini dan untuk apa! masih banyak pertanyaan yang ada dalam hati ini, namun hati ini coba untuk berfikir positif tentang apa yang saya lihat. Mungkin saja, kayu-kayu itu memang sudah dibeli atau sudah izin mengambilnya kepada dinas kehutanan. Tapi…(lagi-lagi banyak pertanyaan dalam diri ini) Semoga hanya perasaanku saja.